Ini adalah pertanyaan yang banyak ditanyakan para pemilik website. Mereka mau websitenya ranking 1 di Google, tapi mereka tidak tahu berapa banyak backlink yang dibutuhkan untuk melakukan itu.Mereka merasa perlu mengetahui berapa banyak backlink yang dibutuhkan, karena mereka mau mengukur apakah mereka mampu mengusahakan backlink itu atau tidak.

Kalaupun mereka menggunakan jasa backlink; mereka mau mengukur berapa besar biaya yang perlu mereka siapkan. Jangan sampai mereka sudah mati-matian mengusahakan backlink ternyata tidak mendapatkan hasil yang mereka inginkan.

jumlah backlink untuk ranking 1 di Google

Untuk itu kami mau membahas cara memprediksikan jumlah backlink yang anda butuhkan untuk mendapatkan ranking 1 di Google. Adapun isi artikel ini murni dari pengalaman kami dalam melakukan optimasi backlink selama 8 tahun terakhir ini.

Hati-hati dengan pepesan kosong

Ada banyak praktisi SEO yang mengatakan bahwa mereka tidak memerlukan backlink untuk ranking. Ada juga yang mengajarkan bahwa peringkat 1 bisa didapatkan jika kita bisa meniru backlink website yang ranking 1.

Ini adalah pepesan kosong yang harus anda abaikan… Jika mereka benar-benar bisa ranking tanpa backlink, maka itu berarti kata kunci yang dimenangkan adalah kata kunci yang persaingannya ringan saja.

Bahkan jika itu adalah kata kunci dalam bahasa Inggris. Jangan sampai ada yang beranggapan semua kata kunci bahasa inggris itu persaingannya berat.

Dan jika ternyata mereka benar memenangkan kata kunci persaingan berat … Mustahil mereka melakukan itu tanpa backlink. Pasti mereka melakukan trik untuk menyembunyikan backlinknya.

Beberapa orang memang sengaja melakukan berbagai trik untuk membuat dirinya terlihat hebat di forum-forum SEO. Mereka tidak sadar kalau pepesan kosong mereka ini bisa membuat pemula merasa frustrasi melakukan SEO.

Ada banyak pemula yang merasa SEO hanya mitos, karena mereka merasa sudah banting tulang namun tidak melihat hasil. Sedangkan di sisi lain ada banyak “mastah” yang mengklaim tidak melakukan apapun tapi bisa ranking….

Jadi para pemula ini sampai pada kesimpulan bahwa SEO itu murni keberuntungan saja.

 

Mustahil Meniru Backlink Website Lain

Ini yang perlu anda ketahui, tidak ada satupun alat pengecekan backlink yang memberikan laporan backlink yang akurat dan real time. Bahkan search console Google saja tidak akan memberikan anda laporan backlink akurat yang real time.

Bisa saja backlink di search console anda tiba-tiba menjadi 0, tapi peringkat anda tidak terpengaruh sama sekali. Data backlink yang ditampilkan Google di search console tidak ada kaitannya dengan data backlink yang digunakan Google untuk perhitungan peringkat anda.

Saat ini, external tools yang mempunyai database backlink yang paling besar adalah milik ahrefs.com. Apakah itu berarti Ahrefs bisa memberikan laporan backlink yang lengkap jika anda menjadi anggota premium di ahrefs?

Tentu saja tidak bisa. Perhatikan gambar di bawah ini….

backlink checkerKita bisa melihat bahwa saat ini ada sekitar 170 juta nama domain di dalam indeks Ahrefs. Itu berarti hanya sekitar 50% dari 338 juta nama domain yang terdaftar saat ini. Jadi ada sekitar 50% nama domain yang tidak terlihat oleh Ahrefs.com.

Jadi bukan hal yang aneh jika anda melakukan pemasangan backlink di 200 nama domain, namun yang masuk di dalam indeks Ahrefs hanya 90 atau 110 nama domain saja.

Anda tidak akan bisa melihat semua backlink pesaing; walaupun anda menjadi member premium di Ahrefs.com.

 

Pesaing Bisa Menyembunyikan backlink Mereka

Ada banyak website yang bisa ranking di kata kunci persaingan berat hanya bermodalkan backlink dari 20-an nama domain. Bagaimana bisa backlink yang sangat sedikit seperti itu bersaing di kata kunci persaingan berat?

Mudah saja … memang backlinknya hanya 20-an nama domain, tapi ini adalah website-website dummy yang mempunyai banyak backlink. Setiap dummy bisa saja mempunyai ribuan atau bahkan puluhan ribu backlink. Hal itu membuat website tadi mendapatkan aliran poin dalam jumlah besar dan relevan.

Coba bayangkan jika pemilik website ini memblokir semua robot link explorer untuk menjelajahi dummy websitenya. Jika dia melakukan itu, maka websitenya akan terlihat seperti ranking tanpa satu pun backlink.

 

Berapa Banyak Backlink Yang Dibutuhkan?

Ini adalah pertanyaan yang sulit untuk dijawab, karena kondisi setiap website itu berbeda. Sama seperti jika ada yang bertanya ke anda apakah 15 liter bensin bisa mengantarkan anda dari Jakarta ke Surabaya?

Bisa saja kalau anda naik motor matic, tapi kalau anda memakai mobil Innova … rasanya tidak akan mungkin…. Selain itu, kualitas bensin juga sangat berpengaruh pada perjalanan anda. Apakah motor anda menggunakan bensin berkualitas baik, atau sudah dioplos dengan air yang justru akan merusak mesin?

Ada banyak hal yang bisa mempengaruhi jumlah backlink yang dibutuhkan website anda. Untuk membantu anda memahami ini, kami akan mencoba membuat penjelasannya sesederhana mungkin….

Level Persaingan Kata Kunci

Semakin berat persaingan kata kunci yang anda targetkan, maka akan semakin banyak backlink yang dibutuhkan. Itu berarti semakin lama juga waktu yang diperlukan website anda untuk masuk ke halaman pertama Google.

Jika anda mau cepat melihat trafik yang berasal dari Google, maka sebaiknya anda mengoptimasi kata-kata kunci persaingan ringan terlebih dahulu. Pada umumnya anda bisa masuk dalam posisi TOP 5 hanya dalam 1 hingga 2 bulan untuk kata kunci persaingan ringan hingga menengah.

Kata kunci persaingan ringan hingga menengah ini biasanya berbentuk long tail keyword dengan panjang 5 kata atau lebih. Atau bisa juga dalam bentuk kata kunci bisnis lokal, misalnya: toko sepeda murah surabaya.

Tapi, tidak semua kata kunci bisnis lokal itu masuk dalam persaingan ringan hingga menengah. Beberapa di antaranya masuk dalam persaingan berat, misalnya: Sewa mobil Bali, atau Sewa mobil Jogja.

Bagaimana Menilai Persaingan Kata Kunci?

Di dalam artikel ini anda akan beberapa kali membaca “kata kunci persaingan menengah”. Jadi sebelumnya perlu kami menjelaskan apa saja kriteria dari website persaingan menengah ini.

Biasanya halaman pertama Google untuk kata kunci persaingan menengah akan dipenuhi oleh website yang ciri-cirinya seperti di bawah ini:

  • Backlink berasal dari 200an sampai 400an nama domain dengan kadar dofollow minimal 75%
  • Jumlah halaman terindeks ada di kisaran 300-an hingga 3000-an halaman dengan konten unik.
  • Domain Authority ada di kisaran 22 sampai 32

Tentu kriteria di atas tergolong sebagai persaingan ringan untuk dunia internasional. Jadi yang kami maksudkan di sini adalah persaingan untuk pasar domestik di dalam wilayah Indonesia saja.

Bagaimana Kualitas Backlink Website Anda?

Tidak Relevan dan Berasal Dari Halaman Otoritas Rendah

Backlink seperti ini adalah backlink dengan kualitas terendah. Mungkin saja anda tidak akan pernah ranking jika menggunakan backlink seperti ini. Bahkan setelah mendapatkan lebih dari 100 ribu backlink pun tidak menjamin anda bisa ranking 1 di kata kunci persaingan menengah ke atas.

Mendapat begitu banyak backlink tidak relevan yang otoritasnya rendah seperti ini sangat berpeluang menyalakan alarm Google Penguin. Anda bisa saja mendapatkan penalti jika Google melakukan pengecekan manual untuk alarm Google Penguin ini.

Tidak Relevan Tapi Berotoritas Tinggi

Backlink seperti ini masih termasuk backlink kualitas rendah. Tapi otoritasnya yang tinggi bisa membuat website anda ranking sebelum jumlahnya sempat menyalakan alarm Google Penguin. Anda bisa menaikkan relevansi dari backlink seperti ini dengan mengapitnya di dalam narasi atau paragraf yang relevan.

Mungkin 2000-an atau 4000-an backlink dari 400-an nama domain sudah akan cukup untuk membantu website anda ranking 1 di kata kunci persaingan menengah.

Relevan Tapi Berotoritas Rendah

Biasanya backlink seperti ini bisa anda dapatkan dari PBN-PBN yang hanya mempunyai sedikit backlink. Profil backlink PBN otoritas rendah seperti ini mungkin saja akan memerlukan sekitar 50 sampai 200 nama domain yang berbeda untuk memenangkan kata kunci persaingan menengah.

Relevan Dan Berotoritas Tinggi

Biasanya anda akan bisa mendapatkan ini dari PBN-PBN yang sudah dioptimasi secara khusus atau dari paid review di website yang sudah ranking di banyak kata kunci. Jika anda bisa mendapatkan 10 atau 20 PBN yang seperti ini, maka itu biasanya sudah akan cukup untuk memenangkan kata kunci persaingan menengah

Relevan Dan Berotoritas Sangat Tinggi

Jika anda bisa mendapatkan backlink dari website yang fokus di niche yang sama; dan website itu sudah ranking di banyak kata kunci; maka bisa jadi anda hanya memerlukan backlink dari 2 hingga 5 nama domain saja untuk memenangkan kata kunci persaingan menengah.

Masalahnya, bukan hal yang mudah untuk mendapatkan backlink yang berasal dari niche yang sama. Apalagi jika website itu mengincar kata kunci yang sama dengan anda. Akan semakin sulit lagi jika kata kunci yang anda incar adalah kata kunci yang sangat komersil. Tentu pesaing anda akan lebih memilih untuk menguasai kata kunci tersebut untuk dirinya sendiri.

Ada beberapa kasus di mana pesaing bersedia membayar hingga 3 juta rupiah hanya untuk mendapatkan 1 backlink saja, tapi pemilik website sama sekali tidak tertarik untuk memberikan backlink dari dalam websitenya.

Jika backlink dari website yang masih satu niche dengan website anda sangat sulit didapatkan; anda bisa mencoba untuk mendapatkan backlink dari website niche campuran yang populer dan mempunyai trafik yang besar.

Apalagi jika anda bisa mendapatkan backlink dari website yang diterima di Google News dan mempunyai puluhan ribu trafik per harinya…. Itu akan sangat membantu kenaikan peringkat anda di kata kunci persaingan menengah.

Berapa Jumlah Referral Nama Domain?

Varian nama domain di dalam profil backlink anda sangatlah penting. Jauh lebih menguntungkan jika anda mendapatkan 100 backlink dari 20 nama domain; dibandingkan anda mendapatkan 1000 backlink dari 5 nama domain. Tentu saja kondisi ini berlaku jika kualitas website dari semua nama domain ini cukup berimbang….

Apakah TLD berpengaruh?

Lupakan soal TLD. Kualitas backlink tidak ditentukan dari TLD yang digunakan website sumber backlink. Jadi .com, atau .xyz, sama saja dengan go.id atau ac.id selama website itu dikelola dengan benar.

Bagaimana Kualitas Website Yang Dioptimasi?

Kondisi website yang dioptimasi akan sangat berpengaruh ke hasil optimasi. Tidak sedikit orang yang membuat website yang hanya mempunyai 2-5 halaman, tapi berharap bisa menang di kata kunci persaingan menengah ke atas.

Tidak semudah itu untuk ranking di Google. Seandainya ini masih tahun 2005, maka itu mungkin saja terjadi. Tapi saat ini sudah banyak sekali website-website dengan kualitas yang sangat baik yang bisa dipilih oleh Google.

Untuk apa Google memilih website yang hanya mempunyai 2-5 halaman jika ada banyak website yang punya ratusan atau bahkan ribuan halaman yang berkualitas tinggi?

Inilah alasannya kenapa kami selalu memeriksa kondisi website yang mendaftar di jasa backlink. Kami perlu menilai apakah kondisi websitenya sudah cukup relevan atau belum. Jika ternyata kondisi websitenya belum relevan; kami akan memberikan beberapa rekomendasi perbaikan….

Di sini kami akan membagikan faktor SEO on-page mana saja yang paling mempengaruhi kesuksesan optimasi backlink….

Artikel Unik dan Lengkap

Semakin unik dan lengkap artikel anda, maka akan semakin mudah untuk dioptimasi backlink. Jika artikel anda hasil copy paste, maka Google akan beranggapan website anda tidak menawarkan sesuatu yang baru.

Selain konten artikel yang unik; anda juga perlu mempertimbangkan untuk menggunakan gambar yang unik di dalam setiap artikel yang anda buat.

Jumlah Halaman Terindeks

Semakin banyak halaman unik berkualitas di website anda, maka akan semakin sedikit jumlah backlink yang diperlukan untuk menaikkan peringkat anda di Google. Banyaknya jumlah halaman ini menjadi indikasi bahwa website tersebut dikelola dengan serius.

Ingat! Jangan asal banyak… Percuma saja mempunyai banyak halaman terindeks kalau isinya tidak unik atau hanya sekumpulan halaman tag saja.

Skema Internal Link

Jika website anda baru pertama kali dioptimasi, maka usahakan tidak terlalu banyak internal link di dalam halaman yang akan dioptimasi. Sebaiknya anda mengusahakan agar jumlah internal link di dalam halaman tersebut tidak lebih dari 50 link.

Kenapa?….

Semakin banyak jumlah internal link di dalam halaman tersebut, maka akan semakin banyak poin yang mengalir keluar menuju halaman-halaman yang lain. Itu seperti berusaha mengangkat banyak halaman secara bersamaan, sedangkan poin backlink yang masuk masih terlalu kecil untuk melakukan itu.

Jika jumlah internal link di dalam halaman yang dioptimasi terlalu banyak (misalnya lebih dari 200); Anda akan melihat halaman web tersebut memerlukan waktu yang lebih lama untuk ranking.

Mungkin ada yang bertanya …. “Lalu bagaimana dengan artikel unik yang banyak tadi? Apakah artikel-artikel ini tidak memerlukan internal link?”

Tentu saja semua artikel unik yang anda miliki harus mendapatkan internal link. Hanya saja internal link tidak harus berasal dari halaman yang dioptimasi kan?

Anda bisa memberikan internal link menuju halaman-halaman artikel ini dari halaman-halaman indeks yang ada di website anda. Yang dimaksud dengan halaman-halaman indeks adalah halaman blog, halaman kategori, atau halaman arsip.

Jadi link yang ada dalam halaman yang dioptimasi bisa diarahkan menuju halaman-halaman indeks tadi.

Kalau anda melakukan optimasi di halaman artikel dan bukan di halaman homepage, maka usahakan untuk meletakkan link menuju halaman artikel tadi di menu header website anda.

Jika anda tidak memasang link ini di dalam menu header, maka poin yang keluar dari halaman yang dioptimasi ini tidak akan kembali. Hal ini akan mengibatkan Page Authority yang tersisa di dalam halaman tersebut akan lebih rendah dari seharusnya.

External Link

Sudah umum diketahui bahwa external link bisa menjadi titik kebocoran poin di website anda. Jika website anda baru saja akan dioptimasi; sebaiknya hindari penggunaan external link; walaupun itu diarahkan ke halaman sosmed milik anda sendiri.

Semakin banyak external link di dalam halaman website anda (walaupun itu bukan di halaman yang dioptimasi), maka akan semakin banyak backlink yang dibutuhkan untuk mengangkat ranking anda di Google.

Frekuensi Update Artikel

Bagaimana seandainya anda ingin bersaing di niche yang penuh dengan website-website besar yang sudah mempunyai puluhan ribu halaman? Apakah itu berarti anda harus menulis puluhan ribu artikel juga agar bisa bersaing di niche tersebut?

Itu akan jadi sesuatu hal yang sangat sulit untuk dilakukan, karena jumlah halaman dari website pesaing anda juga akan terus bertambah.

Untuk bisa bersaing di niche yang seperti ini yang perlu anda lakukan adalah mengalahkan frekuensi update dari pesaing-pesaing anda. Jika pesaing anda melakukan update 10 artikel per hari, maka sebaiknya anda melakukan update 15 artikel per hari.

Mungkin ada yang berpikir …. kenapa harus lebih banyak? Saya kan melakukan pemasangan backlink … jadi tidak apa-apa jika update artikelnya lebih sedikit….

Salah satu kesalahan umum dari pemula adalah mengira hanya mereka saja yang melakukan pemasangan backlink. Padahal jumlah backlink dari website-website yang ada di halaman pertama terus saja bertambah dari waktu ke waktu.

Tentunya laju pertambahannya akan sangat dipengaruhi oleh level persaingan dari kata kunci yang ditargetkan….

Rangkuman

Bagaimana? Apakah setelah membaca artikel ini anda sudah bisa menghitung berapa jumlah backlink yang anda perlukan? Mungkin anda tidak akan pernah bisa menghitung berapa jumlah yang sebenarnya. Hanya saja anda bisa membuat prediksi untuk membantu anda membuat perencanaan optimasi backlink.

Cara membuat prediksinya sudah dijelaskan di atas, tapi akan kami buat lebih singkat di sini:

  1. Cek website pesaing anda, dan cari tahu berapa jumlah nama domain yang menjadi referral backlinknya. Cari tahu juga berapa jumlah halaman terindeks mereka dan nilai Domain Authority-nya.
  2. Setelah itu coba cek kondisi website anda. Apakah artikel anda unik, internal link tidak terlalu banyak, eksternal link dibuat seminimal mungkin, dan frekuensi update lebih baik dari pesaing.
  3. Cek tipe backlink yang akan anda masukkan ke dalam website anda. Apakah itu relevan atau tidak? berotoritas tinggi atau rendah?

Jika anda bisa melakukan pengambilan data untuk 3 hal di atas, maka anda akan bisa membuat prediksi jumlah backlink yang anda butuhkan (walaupun tidak akan terlalu akurat)….

Sulitnya membuat perhitungan yang akurat ini disebabkan oleh beragamnya kualitas backlink yang masuk ke dalam website pesaing yang ada di halaman pertama. Anda mungkin saja akan melihat backlink blog comment, PBN, paid review, forum, dan lain sebagainya dari dalam profil backlink sebuah website.

Kategori: SEO

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *