Saat ini banyak pemilik website yang mengabaikan masalah keunikan konten ini. Dalam sebulan kami mengoptimasi jasa backlink untuk banyak website dan lebih dari separuh yang mendaftar masih mempunyai konten yang duplikat. Jadi di sini kami membuat tulisan ini untuk membantu pemilik website memahami pentingnya mempunyai konten yang unik.konten unik

Google Evaluator Quality Search Guidelines 2019 menuliskan “Peringkat Terendah pantas diberikan jika semua atau hampir semua konten utama pada halaman disalin dengan sedikit atau tanpa waktu, usaha, keahlian, penulisan manual, atau nilai tambah bagi pengguna. Halaman seperti itu harus diberi peringkat Terendah, bahkan jika halaman tersebut memberikan kredit untuk konten ke sumber lain. “

Jadi dari sini kita bisa melihat bahwa Google beranggapan bahwa konten duplikat adalah konten dengan kualitas terendah. Dengan kata lain poinnya paling sedikit. Itu berarti anda memerlukan poin yang sangat besar dari backlink jika ingin mengangkat konten yang duplikat seperti ini.

Jika anda menggunakan layanan jasa backlink, maka itu bisa berarti anda harus melakukan pemasangan 2x hingga 3x hanya untuk menggangkat kata kunci yang seharusnya sudah bisa terangkat hanya dengan sekali pemasangan backlink jika konten anda unik. Jadi sebenarnya opsi yang lebih mudah dan murah bagi anda adalah meluangkan waktu sejenak untuk mengedit konten tersebut.

Bagaimana Dengan Konten Hasil Spin?

Jangan mengandalkan konten hasil spin karena Google saat ini sudah bisa mengenali konten hasil spin ini. Google menyebutkan bahwa mereka sudah bisa mengenali konten yang diacak hanya dengan menggunakan sinonim atau kata-kata yang terkait.

Dalam beberapa kasus, konten yang anda copy secara utuh masih lebih aman dibandingkan konten yang anda spin. Google masih bisa beranggapan bahwa konten yang dicopy utuh mungkin saja sudah mendapatkan izin dari pemilik, atau sekedar kutipan. Namun konten yang di-spin bagi Google lebih jelas sebagai upaya memanipulasi algoritma Google.

Dalam hal spin konten ini John Mueller mengatakan “Mungkin lebih kontraproduktif daripada benar-benar membantu situs web Anda”

Konten Kualitas Rendah Bisa Ranking?

Tidak jarang ada yang mengatakan ini di sosial media, bahwa konten duplikat mereka atau konten yang nyaris tidak ada isinya bisa ranking di Google. Di satu sisi ini benar, karena faktanya kita masih bisa menemukan konten sampah di hasil pencarian Google. Tapi jangan salah sangka bahwa anda bisa meniru teknik ini.

Bagaimana pun juga Google hanyalah sekumpulan algoritma buatan manusia.  Jadi terkadang algoritma ini bisa mendapatkan situasi di mana algoritma akan gagal memahami sinyal dan memberikan ranking ke halaman dengan kualitas rendah.

Tapi jangan berharap ini adalah kesalahan jangka panjang. Biasanya ini tidak akan bertahan dalam waktu yang lebih lama dari 2 bulan. Jadi jika anda menginginkan website anda bisa ranking untuk jangka panjang, maka anda harus mempersiapkan website yang kontennya memang anda persiapkan untuk memuaskan pengunjung.

Unik Dan Panjang Saja Tidak Cukup

Banyak sekali pemilik website yang bertanya kenapa konten mereka masih susah ranking padahal konten mereka unik dan panjang. Pemikiran seperti ini biasanya berasal dari pemula yang masih melihat faktor-faktor Google secara terpisah.

Anda harus selalu melihat suatu kasus secara menyeluruh baru anda bisa memahami kenapa anda kalah di persaingan. Ini sama dengan seorang pria tampan yang bingung kenapa dia kalah memperebutkan hati seorang wanita cantik dengan seorang pria yang tampangnya pas-pasan.

Hal itu dikarenakan dia mengira hanya faktor wajah saja yang mempengaruhi hati seorang wanita. Dia tidak memperhitungkan kalau pria dengan tampang pas-pasan itu mempunyai aset miliaran rupiah yang memberikan daya tariknya tersendiri.

Begitu juga dengan SEO. Mungkin konten anda sudah unik dan panjang sedangkan pesaing anda hanya mengandalkan konten-konten yang pendek saja. Tapi bisa saja pesaing anda sudah mempunyai 20 ribu artikel di dalam websitenya, sedangkan anda belum sampai 100 artikel.

Pesaing anda juga mungkin sudah melayani jutaan kunjungan sejak mereka online, sedangkan anda baru online 3 bulan lalu. Bukan hal mudah menyingkirkan website-website yang memang dikelola dengan serius dan sudah mengumpulkan reputasinya sejak lama.

Jadi Google tidak hanya mempertimbangkan bagaimana kondisi halaman web anda. Google juga mempertimbangkan kondisi website anda secara keseluruhan. Ini yang perlu anda pertimbangkan pada saat anda mau melakukan optimasi SEO (khususnya untuk persaingan berat).

 

Kategori: SEO

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *