Bagi anda yang sudah lama menggeluti dunia SEO tentunya sudah terbiasa mendengar istilah white hat SEO dan black hat SEO. Ini adalah istilah yang digunakan oleh para pelaku SEO untuk membedakan teknik SEO yang sesuai aturan mesin pencari dan teknik SEO yang melanggar ketentuan mesin pencari.

Sudah bukan rahasia lagi jika Google akan memberikan penalti bagi mereka yang ketahuan menggunakan teknik black hat SEO ini. Hal ini yang terkadang membuat banyak orang merasa ragu untuk menggunakan teknik black hat SEO di dalam optimasi websitenya.

teknik black hat atau white hat SEO

Jadi tulisan ini ditujukan untuk membantu anda membuat pertimbangan apakah website anda sebaiknya menggunakan black hat atau white hat.

Sebelum kita lanjut ada baiknya anda mengetahui beberapa teknik black hat yang masih lazim digunakan saat ini…

Alasan menggunakan black hat atau white hat?

Biasanya teknik black hat digunakan oleh mereka yang mau hasil yang instan dan cepat; atau bisa juga digunakan oleh mereka yang tidak punya kemampuan dan anggaran untuk melakukan white hat.

Ada banyak orang yang sebenarnya mau mengembangkan website mereka secara white hat, namun mereka tidak punya waktu dan budget untuk melakukan itu.

Bayangkan jika saat ini anda membuat sebuah website untuk sebuah niche dan di niche tersebut sudah ada ratusan website yang dioptimasi dengan sangat baik. Mereka mempunyai ribuan halaman unik, dan ratusan ribu backlink dari ribuan nama domain.

Jika anda mau menempuh cara white hat, maka mungkin anda akan memerlukan waktu 3 tahun untuk bisa mendapatkan website yang bisa bersaing di halaman pertama. Anda mungkin bisa mempercepat proses ini dengan beriklan selama 1 tahun di Google dan sosial media; namun itu bisa menghasilkan uang yang tidak sedikit.

Jika anda hanyalah seorang pengangguran yang tidak mempunyai income, atau bahkan anak sekolah yang masih dibiayai oleh orang tua …. tentunya anda tidak akan sanggup untuk bermain white hat 100%.

Namun jika anda adalah orang yang mempunyai anggaran optimasi yang cukup besar, … maka tentunya optimasi white hat adalah sesuatu yang lebih aman untuk anda lakukan. Optimasi SEO white hat ini bisa menjamin bahwa website anda akan bebas dari ancaman penalti Google.

Apakah Optimasi White Hat Pasti Ranking?

Kami tidak mengatakan website anda pasti ranking jika menggunakan optimasi white hat. Tapi yang pasti website anda akan aman dari penalti Google.

Dalam beberapa update algoritma Google di tahun 2020 ada banyak website yang trafiknya di atas 10 juta per bulan yang terkena hantaman algoritma yang cukup keras. Jadi kita tidak akan pernah tahu apa yang menjadi kriteria dari Google.

Tapi biasanya website yang dibuat dengan metode white hat akan lebih mudah melakukan penyesuaian terhadap perubahan algoritma.

Manajemen Resiko Black Hat

Jika anda melakukan optimasi SEO black hat, maka biasanya website anda akan mengumpulkan poin-poin yang dituntut oleh Google dalam waktu yang cukup cepat.

Ini akan membuat website anda bisa ranking dalam kurun waktu 2 bulan hingga 3 bulan; untuk sebuah kata kunci yang biasanya memerlukan lebih dari setahun penggunaan metode white hat SEO.

Inilah yang membuat ada banyak orang yang memilih metode black hat SEO, karena mereka berencana untuk beralih ke white hat SEO saat uang mereka sudah cukup memadai.

Bagaimana cara mereka beralih?

Untuk beralih ke white hat SEO bisa dengan sepenuhnya membuat website baru, atau secara bertahap meningkatkan kualitas dari website black hat SEO yang dibangun sebelumnya.

Tapi cara yang cukup umum dipilih oleh pelaku black hat SEO adalah membangun website white hat secara terpisah. Jadi mereka hidup selama 2 – 3 tahun dari website black hat SEO mereka.

Setelah 2-3 tahun berlalu; website white hat SEO mereka mulai bisa bersaing dan menjadi jaring pengaman jika sewaktu-waktu terjadi masalah dengan website yang dikembangkan secara black hat. Ini adalah manajemen resiko yang cukup umum dilakukan oleh para pengusaha ataupun blogger individu.

Tapi tetap saja menjalankan kedua metode ini secara bersamaan akan memerlukan kerja keras dan disiplin yang tinggi.

Memangnya Seberapa Sulit White Hat Itu

White Hat SEO untuk Konten

Tingkat kesulitan SEO white hat itu ditentukan oleh pesaing anda. Bisa saja white hat SEO itu sangat mudah jika pesaing anda hanya mempunyai sebuah landing page dan beberapa ratus backlink saja.

Jika anda bermain di niche yang cukup umum, maka anda bisa menggunakan jasa penulis artikel. Anda bisa meminta mereka menulis ulang semua konten pesaing anda. Jika pesaing anda mempunyai 100 artikel dengan panjang rata-rata 700 kata; maka itu berarti anda harus mempersiapkan anggaran minimal 2,5 juta untuk menggunakan layanan jasa penulis.

Harga ini bisa lebih tinggi jika ternyata anda bersaing di niche-niche khusus yang mempunyai bahasa teknis yang khusus. Anda tidak bisa mengandalkan “jasa penulis artikel umum” untuk membuat tulisan tentang bahasa pemrograman komputer, SEO, atau artikel teknologi lainnya. Biasanya ada saja kesalahan penjelasan di dalam artikel yang mereka kerjakan.

Untuk menggunakan layanan penulis yang mempunyai pengetahuan khusus, maka biasanya harga yang harus anda bayarkan bisa naik dua hingga lima kali lipat.

White Hat SEO untuk Backlink

Nah ini yang benar-benar sulit. Kalau saudara mau benar-benar melakukan white SEO untuk backlink, maka jalan yang terpopuler adalah melakukan content marketing atau branding.

Tujuan dari content marketing ini adalah membuat banyak orang mengakses konten anda dalam waktu yang singkat dengan harapan akan ada yang merujuk konten anda di website mereka.

Metode lain adalah branding. Branding ini adalah proses yang lebih kompleks lagi, karena tujuannya adalah menjadikan brand anda sebagai merek yang terkenal di industri yang anda tekuni. Jika anda berhasil menjadi brand yang terkenal, maka backlink akan datang dengan sendirinya.

Masalah dari kedua metode ini adalah biaya yang dibutuhkan.

Untuk optimasi backlink yang white hat SEO biasanya akan memerlukan anggaran yang tidak kurang dari 50 juta rupiah, jika anda bersaing di kata kunci persaingan menengah ke atas.

Optimasi Backlink Grey Hat

Backlink Grey Hat pada dasarnya adalah teknik black hat, namun terlihat white hat oleh Google. Teknik ini biasanya dilakukan dengan membeli backlink dari website yang mempunyai autoritas yang tinggi. Hanya saja harga dari backlink seperti ini tidak murah. Anda harus mempersiapkan antara 500 ribu hingga 2 juta rupiah untuk setiap backlink.

Anda bisa membeli backlink dari website yang sudah terkenal di suatu niche atau dari media nasional. Hanya saja biasanya backlink seperti ini adalah backlink yang tidak permanen. Biasanya backlink anda hanya akan terpasang selama 1 tahun.

Tapi jangan kuatir… ada yang namanya Ghost Backlink. Di mana Google akan terus memperhitungkan reputasi website anda yang pernah terpasang di website berotoritas tinggi, walaupun backlink website anda sudah tidak terpasang lagi.

===============

Jadi seperti ini kondisi optimasi SEO saat ini. Anda tidak bisa mengandalkan website black hat saja jika anda berusaha mempunyai website yang tahan lama. Anda harus mulai mengembangkan website yang dibuat dengan SEO white hat sebagai cadangan jika terjadi perubahan yang signifikan dalam algoritma Google.

Kategori: SEO

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *