Ada banyak sekali pemilik website yang tidak pernah berpikir bahwa internal link sangat penting pengaruhnya untuk SEO. Salah melakukan optimasi internal link ini, maka semua optimasi SEO anda bisa berakhir percuma.internal link

Kenapa internal link bisa sepenting itu? Karena internal link yang mengatur aliran poin di dalam website anda. Jika anda salah mengatur internal link ini, maka akan ada banyak halaman yang poinnya terlalu kecil sehingga anda membutuhkan banyak backlink untuk mengangkat halaman tersebut.

Tujuan Internal Link

Sebelum anda melakukan internal link di dalam website anda, maka anda harus mengetahui apa saja tujuan dari internal link. Tujuan kita melakukan internal link ada 3, yaitu:

  1. Membantu Navigasi Untuk Pengunjung
  2. Menentukan Hirarki Di Dalam Website Anda
  3. Mendistribusikan otoritas halaman dan poin halaman yang bisa membantu ranking

Hal Penting Untuk Optimasi SEO Internal Link

Untuk membantu anda membuat internal link yang bisa menunjang optimasi SEO anda, maka silahkan mengikuti 7 aturan di bawah ini.

Buat konten dalam jumlah yang besar

Anda harus mengetahui bahwa setiap halaman yang baru anda buat itu mempunyai poin halaman dasar. Jadi semakin banyak anda menulis artikel, maka akan semakin banyak poin yang bisa berotasi di dalam website anda. Semakin berkualitas konten anda, maka akan semakin besar juga poin yang akan bersirkulasi di dalam website anda.

Inilah alasan kenapa website yang tidak mempunyai banyak backlink bisa ranking hanya dengan mengandalkan jumlah halaman yang cukup besar di dalam website mereka.

Hal pertama yang perlu anda lakukan pada saat anda mau melakukan optimasi internal link adalah berusaha membuat konten sebanyak mungkin di website anda, karena semakin banyak konten tentunya akan memerlukan internal link yang lebih banyak. Tentunya ini memerlukan waktu, tapi anda harus mengetahui bahwa membuat website yang bisa menghasilkan itu tidak mudah dan memerlukan kesabaran.

Utamakan Teks Link

Jika anda bisa membuat link dalam bentuk teks, maka itu sangat direkomendasikan. Anda tentunya bisa saja membuat link dalam bentuk gambar, namun anda harus memastikan bahwa gambar tersebut memakai ALT Tag.

Jika anda membuat internal link di dalam menu header atau di dalam sidebar, maka anda bisa menggunakan teks jangkar yang singkat atau kata kunci yang anda targetkan untuk halaman yang anda tuju. Namun jika anda memasang link di dalam artikel, maka sebaiknya lakukan itu secara alami. Anda bisa menyorot 1 kalimat atau beberapa kata yang cukup panjang untuk anda jadikan link.

Targetkan Kedalaman

Salah satu kesalahan yang umum dalam melakukan internal link adalah berfokus memasang link menuju homepage di dalam artikel. Padahal link homepage sudah ada di menu header. Ini adalah sesuatu yang cukup umum ditemukan.

Memang link yang kita letakkan di dalam menu header adalah halaman terpenting yang akan cukup sering dikutip di dalam berbagai artikel, namun berusaha memasang internal link untuk halaman-halaman pendukung justru akan lebih bermanfaat untuk website anda.

Jika anda cukup sering melakukan optimasi anda akan menemukan bahwa artikel yang mempunyai cukup banyak internal link dan bersifat menyerupai halaman index (halaman dengan banyak link internal seperti homepage dan kategori) akan lebih mudah dioptimasi.

Tapi tentunya anda harus memastikan bahwa halaman yang anda optimasi ini juga merupakan halaman penting di website anda dengan memasang tautannya pada sidebar. Jika anda tidak melakukan ini, maka poin akan keluar namun tidak menemukan jalan untuk balik ke halaman yang dioptimasi.

Jangan lupa untuk memastikan semua halaman penting di website anda untuk mempunyai tautan yang sitewide (terpasang di header atau sidebar).

Usahakan Internal Link Relevan

Biasanya ada orang-orang yang membuat website dengan banyak niche. Jadi terkadang di halaman artikel yang membahas tentang kesehatan ada link yang membahas masalah reparasi mobil atau topik-topik lain yang tidak relevan. Usahakan untuk meminimalisir link yang saling tidak relevan seperti ini.

Cara untuk meminimalkan link yang saling tidak relevan ini adalah dengan membatasi jumlah sitewide link di sidebar maupun header, dan memaksimalkan link di dalam konten jika memang ada halaman lain yang relevan untuk diberikan tautan.

Pastikan Semua Internal Link Dofollow

Terkadang ada pemilik website yang menggunakan link nofollow untuk link di dalam artikel dengan tujuan menahan link keluar dari dalam halaman. Ini bukanlah strategi yang benar, karena itu justru membuat poin anda tidak berputar di dalam website dan malah hangus.

Atribut nofollow seharusnya cuma digunakan untuk eksternal link untuk mengurangi nilai iterasi dari algoritma sehingga poin yang keluar tidak begitu besar dan anda tidak menyerahkan otoritas kata kunci anda ke website lain.

Batasi Jumlah Link

Jika anda adalah orang yang malas menulis artikel panjang, maka hindari membuat internal link yang sitewide dalam jumlah besar. Seringkali kita bisa menemukan website yang memasang lebih dari 200 link untuk header, sidebar, dan juga footernya. Bayangkan jika setiap link ini memakai teks jangkar minimal 3 kata. Itu berarti akan ada lebih dari 600 kata yang identik di setiap halaman website….

Jika anda hanya mampu menulis 300 sampai 500 kata saja per artikel, maka di setiap halaman konten utama anda akan kalah dari konten penunjangnya (link navigasi, dll).

==============

Jadi kita bisa menarik kesimpulan bahwa internal link bisa membantu optimasi website anda atau bisa juga justru mengacaukan optimasi website anda. Usahakan untuk mengikuti penerapan internal link yang sudah dijabarkan di atas untuk memastikan anda mendapatkan hasil terbaik dari optimasi on-page dan off-page anda.

Kategori: SEO

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *