Banyak orang yang sudah menghabiskan waktu mereka untuk menulis artikel atau konten, namun tidak mendapatkan hasil yang mereka harapkan dari artikel yang mereka buat itu.

Biasanya ini terjadi karena mereka tidak tahu bagaimana cara membuat konten yang menarik minat pembaca dan juga disukai oleh mesin pencari seperti Google.

Jadi kali ini kami mau membahas tentang SEO Copywriting. Ini adalah sebuah pengetahuan yang bisa membantu anda mengatasi masalah mendasar yang dialami oleh banyak pemilik website saat ini.

SEO Copywriting untuk optimasi website anda

Apa Itu SEO Copywriting?

Yang dimaksud dengan SEO copywriting adalah sebuah proses di mana kita membuat sebuah konten yang ranking di Google dan mendapatkan banyak pengunjung. Bukan hanya pengunjung yang sekedar berkunjung, tapi pengunjung yang melakukan hal-hal yang kita inginkan seperti berbelanja atau mengisi kuisioner, dll.

Bayangkan jika anda mendapatkan banyak pengunjung tapi mereka tidak melakukan apa yang anda inginkan; bukankah itu sama saja tidak ada gunanya? Atau kita balik kasusnya; Anda mempunyai artikel yang bisa meyakinkan orang tapi tidak ada yang berkunjung untuk membac artikel itu. Ini sama saja tidak ada gunanya….

Jadi kita perlu belajar tentang SEO copywriting yang akan memberikan kita pemahaman tentang bagaimana cara mendapatkan trafik melalui SEO dan mengubahnya menjadi user atau pelanggan.

Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa anda lakukan….

Perhatikan 3 Faktor Search Intent

Pada saat anda akan membuat sebuah artikel; anda sebaiknya mempehatikan tujuan dari orang-orang yang mencari kata kunci yang anda targetkan. Anggap saja anda menargetkan kata kunci SEPATU LARI. Lalu anda berpikir akan membuat artikel sepanjang 5000 kata untuk memenangkan kata kunci ini. Apakah itu akan berhasil?

Rasanya anda akan sangat sulit untuk memenangkan kata kunci ini dengan menggunakan artikel sepanjang 5000 kata. Kenapa bisa seperti itu? Sekarang coba anda lakukan pencarian kata kunci SEPATU LARI tadi di Google. Anda akan melihat bahwa halaman pertama dikuasai oleh marketplace dan halaman kategori perusahaan sepatu.

pencarian sepatu lari

Itu berarti Google beranggapan orang-orang yang mencari kata kunci ini berniat untuk membeli sepatu, dan anda tidak akan bisa memenangkan kata kunci ini menggunakan artikel blog yang panjang berputar-putar.

Untuk itu anda harus memperhatikan 3 faktor dari search intent dalam menulis artikel anda, yaitu:

Tipe Konten

Saat ini ada 5 jenis tipe konten yang bisa anda pilih saat akan memulai proses SEO copywriting anda. Kelima jenis konten ini antara lain adalah: postingan blog, produk, kategori, landing page, atau video.

Kalau anda mencari kata kunci produk yang diperjualbelikan, maka kemungkinan anda akan selalu menemukan halaman-halaman kategori atau halaman index produk yang ada di marketplace. Anda sebaiknya tidak mencoba memajukan tipe konten yang lain, jika anda tidak mau membuang-buang waktu di dalam optimasi anda.

Format Konten

Format konten yang bisa diterapkan di dalam webste anda cukup beragam. Beberapa format konten yang dikenal saat ini antara lain adalah: Panduan, Daftar, Berita, Opini, dan Ulasan.

Sekarang coba ubah sedikit kata kunci di atas menjadi SEPATU LARI TERBAIK 2020, maka anda akan melihat artikel dalam format DAFTAR yang akan memenuhi hasil pencarian Google.

contoh pencarian

Sudut Konten

Yang dimaksud dengan sudut konten adalah sesuatu yang sangat spesifik dari konten yang mengisi halaman pencarian Google. Misalnya anda membuat artikel tentang BELAJAR BAHASA INGGRIS, maka anda akan melihat bahwa ada banyak orang yang memasukkan kata PEMULA di dalam konten mereka.

contoh pencarian 2

Hal ini dikarenakan mereka menargetkan market yang luas untuk memperbesar kemungkinan mendapatkan pengguna layanan atau produk mereka.

Jadi ini adalah 3 hal yang perlu anda perhatikan pada saat anda akan melakukan SEO Copywriting.

Amati Konten Ranking 1-3

Sudah bukan lagi Google mau menampilkan halaman yang dianggapnya paling relevan. Tapi seperti apa halaman yang dianggap relevan oleh Google ini? Untuk mengetahui seperti apa halaman yang dianggap relevan oleh Google ini, maka anda cukup melihat juara 1-3 yang ada di setiap kata kunci.

Anda harus mengunjungi halaman-halaman ini dan mencatat secara detil informasi-informasi apa saja yang disediakan di dalam setiap website yang ranking di hasil pencarian Google ini.

Pastikan anda membahas semua hal yang dibahas di dalam halaman yang ranking ini.

Setelah itu anda bisa membuat pertimbangan untuk menambahkan informasi tambahan, baik berupa teks atau gambar yang bisa membuat artikel anda menjadi lebih lengkap dari pesaing anda. Di dalam Copywriting SEO ini disebut mencari celah yang ada dan mengisi celah itu.

Masukkan Hal Yang Memancing Link Menuju Artikel Anda

Ini bukan hal yang mudah. Untuk bisa membuat konten yang mendapatkan link dengan sukarela dari pengunjung adalah sesuatu yang sangat sulit untuk dilakukan.

Walaupun itu memang sulit, namun bukan berarti kita tidak mencoba untuk melakukan hal itu kan? Jadi sekarang kita perlu melihat hal-hal apa saja yang bisa kita lakukan untuk membuat konten yang mengundang orang-orang untuk memberikan link menuju website kita.

Salah satu hal yang bisa memancing orang untuk memberi link menuju website kita adalah dengan membahas sesuatu yang unik di dalam artikel tersebut. Sesuatu yang tidak ada di website lain, namun sangat penting.

Jika kita melakukan ini maka akan ada banyak orang yang ikut membahas hal itu akan menjadikan kita sebagai rujukan, karena kita adalah orang pertama yang melemparkan ide atau gagasan tersebut di internet.

Bagaimana? Susahkan? Ya …. Apalagi dalam budaya blogger di Indonesia yang terbiasa dengan copy paste atau Amati Tiru Modifikasi. Berpikir kreatif atau di luar kebiasaan adalah sesuatu yang sulit untuk dilakukan.

Cara paling mudah untuk mendapatkan sesuatu yang unik ini adalah dengan melakukan eksperimen atau pengambilan data.

Biasanya kita perlu melakukan beberapa kali percobaan atau membagikan kuisioner untuk mendapatkan data unik yang bisa kita bagikan. Sayangnya ini juga belum menjadi budaya di Indonesia.

Buat Tulisan Yang Mudah Dicerna

Pada dasarnya manusia itu malas membaca. Bahkan di dunia barat yang kesadaran membacanya tergolong tinggi; mereka tetap berusaha mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya dengan metode membaca cepat. Lalu bagaimana dengan di Indonesia yang kesadaran membacanya sangat rendah?

Ada 2 cara yang bisa anda lakukan, yaitu menggunakan video atau membuat tulisan yang mudah dan enak dicerna…. Berikut ini adalah cara-cara yang bisa anda lakukan untuk membuat konten yang user friendly:

  1. Buat tulisan yang tampilannya tidak monoton. Gunakan blok kutipan, variasi huruf dan warna, catatan khusus, grafis menarik, dll
  2. Buat kalimat yang pendek atau paragraf yang pendek.
  3. Gunakan multimedia seperti video, gambar, atau apa saja yang bisa mengilustrasikan penjelasan anda.
  4. Baca tulisan anda berulang kali dengan suara keras, untuk menemukan bagian-bagian yang terasa aneh atau tidak mengalir dengan baik. Dulu hal ini biasa dilakukan oleh editor di surat kabar atau majalah….

Gunakan Formula M-G-S

Biasanya pembaca memutuskan untuk terus membaca atau tidak setelah mereka membaca pembukaan artikel kita. Jika pembukaan artikel kita tidak memberikan mereka gambaran yang mereka cari, maka pembaca biasanya akan cepat meninggalkan artikel tersebut.

Untuk menulis pembukaan yang menarik; anda bisa menggunakan formula M-G-S, yang terbagi atas MASALAH, GANGGUAN, dan SOLUSI….

  1. Pertama-tama anda harus mengidentifikasi masalah di paragraf-paragraf awal dari tulisan yang anda buat.
  2. Setelah itu cari gangguan paling mendasar yang menimbulkan masalah tersebut.
  3. Setelah itu berikan solusi yang bisa mengatasi masalah-masalah yang sudah anda tampilkan di awal artikel yang anda buat.

Tambahkan Daftar Isi

Seringkali orang yang membaca artikel kita adalah orang yang sangat sibuk. Jadi mereka mau cepat membaca ke bagian yang paling relevan dengan kebutuhannya. Untuk itulah anda perlu mempertimbangkan untuk menambahkan daftar isi ke dalam postingan yang anda buat.

Pada saat anda membuat daftar isi, usahakan daftar isi itu sifatnya deskriptif atau mudah dipahami. Tidak perlu menambahkan kata-kata bombastis yang berlebihan….

daftar isi

Ini adalah salah satu usaha yang bisa anda lakukan untuk membuat pembaca merasa nyaman dengan konten website anda.

Buat Judul Yang Menarik Untuk Menaikkan CTR

Banyak orang yang sudah menggunakan teknik ini sejak lama, namun sebenarnya ini juga bisa menjadi buah simalakama jika kita tidak mengetahui bagaimana cara melakukan ini dengan benar.

Untuk membuat judul yang menarik biasanya kita menambahkan kata-kata yang membuat penasaran. Tapi usahakan agar kata-kata itu tidak diletakkan di depan judul. Jika kata-kata ini menggeser posisi kata kunci dari depan judul, maka akan lebih sulit bagi anda untuk ranking di kata kunci tersebut.

Mungkin ada yang akan membandingkan tips di atas ini dengan judul dari tribunnews dan kawan-kawan yang dibuat semaunya tapi bisa ranking di halaman pertama. Anda tidak bisa meniru gaya judul dari tribunnews karena kekuatan otoritas dari website anda sangat berbeda jauh….

Istilah umumnya “sultan mah bebas…”

Otoritas yang begitu kuat bisa membuat penulis-penulis di tribun mengabaikan banyak faktor, karena mereka terlanjur kuat di faktor backlink dan jumlah konten yang sangat besar.

Gunakan Bahasa Yang Sederhana

Vicky Prasetyo itu tidak cocok jadi blogger, karena gaya bahasanya ribet ke mana-mana. Dia selalu berusaha memakai kata-kata yang terkesan canggih sebagai ciri khasnya dia. Kalau anda melakukan hal ini di website anda, maka pembaca bisa merasa sulit untuk memahami konten anda.

Bahkan SEO yang mempunyai banyak istilah teknis yang rumit pun harus dijelaskan dalam bahasa sederhana. Kenapa? Karena ada banyak sekali peminat SEO yang berlatar belakang non-teknik, namun mereka sangat berharap websitenya bisa ranking di hasil pencarian Google.

Jangan Bertele-tele

Ada banyak penulis blog yang merasa perlu membuat tulisannya sepanjang mungkin. Akhirnya ada banyak bagian yang tidak perlu dimasukkan pun ikut dibahas. Bahkan ada juga bagian yang dibahas secara berulang-ulang dengan gaya bahasa yang berbeda.

Lucunya, saya sering menemukan tulisan bertele-tele tidak jelas seperti ini di website tribunnews. Tapi ya itu tadi…. sultan mah bebas….

Sedapat mungkin hidangkan informasi yang dibutuhkan oleh pembaca anda sejak bagian awal konten. Anda bisa menambahkan informasi-informasi penunjang lainnya di bagian akhir dari konten anda.

Ini adalah bagian dari SEO Copywriting yang sangat penting. Anda tidak perlu membuat sebuah tulisan menjadi panjang, jika memang tulisan itu tidak bisa dibuat panjang. Cukup berikan penjelasan yang lengkap dan memang diperlukan oleh pembaca website anda.

Menulislah Dengan Gaya Bahasa Pembaca Anda

Ada beberapa komunitas yang mempunyai gaya bahasa khusus. Mereka yang terbiasa dengan suatu komunitas pasti akan memahami istilah-istilah khusus yang ada di dalam komunitas tersebut.

Jangan salah memahami ini dan membuatnya menjadi berlawanan dengan tips “Gunakan Bahasa Yang Sederhana”….

Menggunakan bahasa komunitas bukan berarti menggunkan bahasa rumit yang susah dimengerti. Bahasa komunitas biasanya mempunyai istilah gaul yang walaupun tidak begitu dipahami artinya tidak akan menjadi masalah yang serius.

Justru ini akan memberikan kelebihan dari aspek SEO, karena biasanya ada kata-kata yang co-occurance di semua website yang membahas niche yang sejenis. Gaya bahasa yang khas komunitas juga akan membuat website anda menjadi lebih mudah diterima dan diakui.

Lakukan Marketing Funnel Untuk Mengkonversi Pengunjung

Jika anda membangun website bisnis dan berharap pengunjung website anda menjadi potensi bisnis yang besar, maka anda harus mendesain konten website anda menurut aturan “marketing funnel”…

Inti dari marketing funnel sebenarnya adalah Call To Action atau ajakan untuk melakukan tindakan tertentu.

Tapi anda tidak bisa mengajak pengunjung website melakukan sesuatu begitu saja. Itu jarang sekali berhasil…. Konten website anda harus didesain untuk membangun momentum yang membangkitkan minat untuk memenuhi ajakan tersebut.

Membangun momentum minat itulah yang disebut sebagai marketing funnel. Anda tidak perlu melakukan ini dalam satu halaman yang biasa disebut landing page.

Biasanya orang akan sedikit resistan di halaman landing page, karena mereka takut menjadi “korban iklan”. Jadi anda bisa mengarahkan mereka dari halaman ke halaman untuk mengedukasi mereka terlebih dahulu….

Misalnya anda ranking untuk kata kunci BELAJAR FOTOGRAFI, sedangkan anda sendiri menjual banyak produk-produk perlengkapan dan peralatan fotografi. Anda sebaiknya tidak langsung jualan di halaman tersebut….

Anda bisa memasang di halaman tersebut link menuju halaman yang berisi sampel foto-foto yang hanya bisa dihasilkan dengan menggunakan peralatan fotografi. Tujuannya tentu saja untuk membantu mereka memahami apa perbedaan kamera HP dengan kamera khusus fotografi….

Anda bisa memperlihatkan berbagai teknik pengaturan kecepatan shutter, bukaan aperture, teknik pencahayaan, dan komposisi…. Jika minat mereka sudah besar, barulah anda bisa mengarahkan ke halaman penjualan produk….

Tentunya level peminat baru seperti ini tidak akan langsung membeli kamera pro yang harganya di atas 30 juta…. Anda bisa memperlihatkan kamera murah yang cukup memadai untuk belajar teknik dasar fotografi.

Semakin anda memudahkan pembaca anda dalam mengambil keputusan, maka akan semakin mudah anda mengkonversi mereka menjadi pengguna atau bahkan pelanggan tetap di website anda.

Rangkuman

Jadi SEO memang tujuan akhirnya adalah untuk ranking di hasil pencarian Google. Tapi anda harus memperhatikan banyak aspek yang sebenarnya cukup sejalan dengan tujuan marketing dari website anda.

Jika website anda bisa memuaskan pengunjung yang datang, maka anda akan bisa memenuhi misi marketing dan misi optimasi website anda. Jadi belajar SEO Copywriting itu memang sangat penting untuk keberhasilan website anda….

Kategori: SEO

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *