Ini adalah salah satu perbincangan yang sudah lama sekali di dunia optimasi website. Apakah SEO IS DEAD atau sudah mati? Dan di tahun 2019 ini perbincangan ini kembali naik ke permukaan karena ada banyak sekali website yang rontok karena tidak bisa bersaing dengan iklan dan website raksasa.SEO is dead karena iklan dan website raksasaJadi apakah benar SEO itu sudah tidak ada gunanya lagi?

Benar sekali jika dikatakan SERP saat ini dipenuhi website raksasa, tapi bukan berarti SEO itu mati. Di kata-kata kunci yang berat, masih ada saja website yang bisa menyisip di antara tribun dan marketplace. Pertanyaannya, kenapa mereka bisa dan anda tidak bisa?

Melawan Tribun dkk itu Berat

Tentu beberapa kata kunci masuk ke dalam level persaingan yang lebih berat. Itu berarti untuk mendapatkannya anda akan memerlukan waktu, tenaga, dan biaya yang lebih dari sebelumnya. Dan di sini memang banyak pemain website amatir yang berhenti. Biasanya yang lanjut bermain di level ini adalah mereka yang pro, yang memang mau berinvestasi untuk nilai komersil dari kata kunci yang diincarnya.

Jadi SEO IS DEAD itu belum terjadi, hanya saja jadi lebih sulit, dan lebih mahal. Jika anda tidak punya rencana yang matang tentang cara menguangkan website anda, maka beberapa kata kunci akan terlalu berlebihan untuk anda kejar.

Di tahun 2008 sampai 2016 SEO itu seperti daratan luas yang masih sangat sedikit penghuninya. Jadi biaya untuk membeli tanahnya juga masih murah. Saat ini di beberapa kata kunci, sudah terjadi kepadatan populasi yang sangat tinggi, sehingga biaya kata kunci tersebut menjadi sangat tinggi, dan menjadi sangat tidak masuk akal bagi mereka yang ingin memenangkannya dengan cara-cara amatir.

Jadi SEO menuntut anda bermain dengan lebih berani atau kesempatan anda untuk memenangkannya akan tertutup. Jika tidak seperti itu, maka anda tidak punya peluang untuk menyingkirkan tribun, merdeka, ataupun marketplace dan startup website.

SEO IS DEAD GARA-GARA IKLAN?

Ngak juga. Jangan terlalu cepat pesimis seperti itu. Saat ini memang di beberapa kata kunci sudah penuh dengan iklan. Walaupun anda ranking 1, tapi posisi anda tetap akan ada di deretan ke 4 atau 6. Yang paling parah lagi, nanti iklannya mau bertambah banyak kata mbah Google….

Tapi, yang perlu anda ketahui tidak semua kata kunci itu mempunyai nilai komersil jual beli sehingga tidak semuanya akan bisa diiklankan. Jadi kita hanya perlu mengkuatirkan kata kunci jual beli saja yang memang penuh dengan pengiklan.

Saat ini Google sedang menguji seberapa jauh penggunanya mampu menerima iklan di hasil pencarian. Untungnya, dalam banyak kasus adwords, adalah website-website yang tidak begitu relevan tetapi menargetkan kata kunci tersebut karena bayar…. Jadi saat ini semakin banyak user yang melangkahi iklan dan langsung ke hasil pencarian organik Google.

Ini cukup terasa, karena di tahun 2016 CTR dari ranking 1 itu hanya di kisaran 30-an% dan di tahun 2018 lalu CTR ini naik ke 50-an% . Setidaknya itu yang terlihat dari Search Console di beberapa kata kunci komersil.

Jadi tidak semua orang sanggup beriklan. Belum lagi kalau kata kuncinya mahal dan potensi profitnya tidak seberapa karena persaingan harga yang semakin gila belakangan ini.

Jadi itu faktanya. SEO is not dead. Tapi jadi lebih mahal, dan lebih sulit untuk beberapa kata kunci komersil. Jika anda tidak siap untuk berinvestasi lebih banyak dari sebelumnya, sebaiknya anda membidik kata-kata kunci yang persaingannya lebih ringan terlebih dahulu. Dengan begini anda bisa mendapatkan trafik secara perlahan sambil anda mengejar kata kunci utama yang sangat komersil tadi.

Kategori: SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *