Komunitas SEO sedang meributkan apakah ada update algoritma Google yang terjadi pada tanggal 8 Februari 2021. Tentunya obrolan di komunitas SEO ini cukup beralasan karena terjadi fluktuasi yang besar pada peringkat di hasil pencarian Google.

Semua alat pantau metrik SERP Google melaporkan hal ini. Jadi kami rasa perlu untuk memasukkan ini ke dalam artikel update algoritma Google ini. Siapa tahu ada beberapa di antara anda yang mengalami perubahan trafik atau ada URL halaman yang hilang dari index… dan anda menjadi panik karenanya.

semrush

Turunnya Kualitas Hasil Pencarian Google

Sebelum terjadi fluktuasi di tanggal 8 Februari ini ada banyak sekali fluktuasi peringkat secara kecil-kecilan. Beberapa peringkat kata kunci terlihat bermain dengan sangat cepat. Bahkan beberapa halaman error 404, dan halaman yang tidak mobile friendly/tidak responsif bisa masuk ke halaman pertama.

Turunnya kualitas hasil pencarian Google ini juga bisa kita lihat dari naiknya CTR dari website-website yang ada di luar TOP 5. Ini adalah sinyal bahwa pengguna Google tidak puas dengan hasil pencarian yang ditampilkan Google.

Setelah terjadi fluktuasi 8 Februari 2021 ini; beberapa orang justru melaporkan trafiknya naik, namun penjualannya turun. Itu berarti pengunjung yang datang ke websitenya adalah pengunjung yang tidak relevan.

Masalah lain yang cukup sering terjadi sebulan terakhir setelah update algoritma inti 3 Desember lalu adalah bergantinya halaman yang ditampilkan Google. Beberapa orang melaporkan bahwa mereka mengoptimasi halaman A, namun halaman B yang naik selama beberapa hari.

Jadi kita tidak tahu apa yang sedang terjadi dengan algoritma Google. Kenapa hasil pencarian mengalami penurunan kualitas. Bisa jadi fluktuasi 8 Februari ini hanya bagian dari keanehan yang terjadi setelah bulan Desember; hanya saja dengan efek yang lebih besar.

Kita masih harus menunggu rilis dari Google untuk mendapatkan info yang lebih lengkap…

Kalau ada halaman web anda yang hilang dari index Google, maka itu cukup wajar terjadi. Anda bisa meminta pengindeksan ulang di search console, atau tunggu saja beberapa hari ke depan. Tapi pastikan saja tidak ada info penalti di laman manual action yang ada di search console website anda.

 

=== INFO UPDATE ALGORITMA GOOGLE TERBARU HANYA SAMPAI DI SINI ===


UPDATE ALGORITMA SEBELUMNYA

Update Algoritma Inti 3 Desember 2020

Google baru saja mengkonfirmasi bahwa mereka baru saja melakukan update algoritma inti. Ini adalah update algoritma inti yang ketiga dalam tahun 2020 ini. Update algoritma inti yang sebelumnya dilakukan pada tanggal 4 Mei 2020.

Banyak yang menduga kalau efek dari update algoritma inti kali ini akan lebih besar dari biasanya, karena sepertinya Google menunda cukup lama update yang ketiga ini. Tapi untuk mengetahui itu kita harus menunggu hingga beberapa minggu ke depan sampai algoritma baru ini berjalan sepenuhnya.

Seperti biasa… kami ingatkan agar jangan panik dan melakukan hal-hal yang berlebihan saat terjadi algoritma seperti ini. Adalah hal yang wajar ada beberapa website yang naik menggeser website kita. Namun website kita biasanya bisa kembali jika memang kualitasnya lebih baik.

Update Google yang dilakukan pada tanggal 3 Desember ini efeknya baru terasa pada tanggal 4 Desember 2020 oleh banyak website. Efek ini lebih besar dari update algoritma inti di bulan Mei 2020 yang lalu. Jumlah perubahan peringkat dalam update Desember 2020 ini bahkan lebih dari 2x lipat dari yang terjadi di  bulan Mei lalu.

Yang unik dari update kali ini adalah pergerakan ranking yang justru lebih signifikan pada peringkat TOP 3 (jika dibandingkan dengan update Mei 2020).

dampak update algoritma desember 2020

Jika update bulan Mei dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap Covid-19, maka mungkin update Desember ini adalah proses penyesuaian ke kondisi terbaru saat ini yang sudah lebih stabil dari sebelumnya.

Ada banyak website yang drop saat update Mei 2020 yang lalu mulai kembali ke posisi yang semula; bahkan beberapa website menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Kita masih harus menunggu untuk bisa melihat faktor-faktor apa yang menyebabkan sebuah website kehilangan peringkat dalam update algoritma Google ini. Tapi niches yang mengalami perubahan peringkat yang besar sudah bisa kita lihat di dalam tabel di bawah ini.

pergerakan ranking terbesar

 

Update Algoritma Google Bulan Oktober 2020

Di akhir bulan oktober ini ada 2 isu  penting seputar update algoritma Google. Yang pertama adalah tentang masuknya sistem passage ranking ke dalam algoritma Google; sedangkan yang kedua adalah ayunan peringkat yang terjadi pada tanggal 28 Oktober yang lalu.

Passage Ranking

Passage ranking adalah sebuah sistem di mana Google akan menilai bagian-bagian tertentu saja dari suatu halaman website untuk mencari konten yang paling relevan.

Jadi Google tidak lagi melihat suatu halaman sebagai suatu halaman yang utuh. Google bisa menemukan bagian yang paling relevan dari suatu halaman dan merekomendasikan bagian tersebut ke pengguna Google. Algoritma passage ranking ini dipredisikan akan merubah peringkat dari 7% website yang ada di index Google.

Algoritma ini katanya akan masuk di akhir tahun 2020 dan mulai diterapkan di wilayah Amerika. Untuk penerapan di negara-negara yang lain akan dilakukan secara bertahap.

Jika anda membutuhkan informasi yang lebih lengkap silahkan membaca halaman artikel PASSAGE RANKING GOOGLE.

Apakah Ada Update Algoritma 28 Oktober 2020?

Ada banyak pemilik website yang mengatakan bahwa terjadi trafik drop di tanggal 28 Oktober 2020. Jika terjadi perubahan trafik yang besar seperti ini, maka itu berarti ada perubahan algoritma di dalam sistem Google.

Masalahnya; tidak semua website melihat perubahan trafik itu. Jadi mungkin ini bukan update yang besar.

Google memang melakukan update algoritma setiap harinya. Jadi ada banyak sekali update yang tidak diinformasikan oleh Google.

Kami sendiri melihat beberapa kata kunci untuk website-website yang kami monetisasi mengalami penurunan peringkat pada tanggal 28 oktober 2020. Lalu ada beberapa website yang sebelumnya tidak ada di halaman pertama, tiba-tiba bisa berada di atas website kami.

Namun sekarang perubahan ini mulai terlihat kembali ke kondisi semula. Ada beberapa kata kunci yang mulai naik kembali; dan website yang tadinya tiba-tiba naik … sekarang mulai mengalami penurunan peringkat.

Jadi kemungkinannya ini hanya efek dari algoritma rank brain yang mempelajari perilaku-perilaku baru pengguna Google dan berusaha menyesuaikan hasil pencarian yang ditampilkan. Jika anda merasa konten website anda sudah berkualitas dan bisa memuaskan pembaca, maka tidak ada yang perlu terlalu dikuatirkan. Biasanya ini akan kembali normal dalam seminggu atau 2 minggu.

Update Algoritma Akhir September 2020

Akhir bulan september 2020 ada banyak website yang mengalami masalah index? Apakah ini ada kaitannya dengan update Algoritma Google? Bahkan bukan hanya halaman baru saja yang susah terindeks; beberapa halaman lama bahkan keluar dari dalam index Google. Sebenarnya apa yang terjadi?

Seroundtable mencatat di tanggal 23 September ada gejala yang menyerupai kondisi update algoritma Google. Tapi sepertinya kondisi ini hanya masalah canonical di dalam sistem Google.

Lalu pada tanggal 29 September ada banyak pemilik website yang mulai melaporkan bahwa website berita yang mereka kelola tidak masuk index Google untuk artikel-artikel terbaru. Bahkan ada banyak webmaster yang mengeluhkan bahwa halaman landing page utamanya hilang dari index Google.

Keluhan ini sudah sampai di Google dan Google memberikan konfirmasi bahwa ini adalah masalah dari sisi index yang sekali lagi tidak bisa mengimbangi kecepatan perayapan robot Google.


Tapi walaupun Google sudah melaporkan bahwa masalah index ini sudah terpercahkan, namun masih banyak website yang mengeluh bahwa artikel baru mereka belum terindeks. Biasanya ini terjadi karena Google masih harus melakukan deep crawling untuk mendapatkan kembali halaman-halaman yang sudah terlanjur dilewati oleh freshbot.

Update 10 Agustus 2020???

Komunitas optimasi website saat ini sedang ramai membicarakan tentang fluktuasi yang terjadi di hasil pencarian Google. Sepertinya ada update algoritma besar-besaran yang terjadi, karena adanya ayunan peringkat yang besar di banyak hasil pencarian. Ayunan ini dimulai sejak tanggal 10 Agustus 2020.

Ayunan sebesar ini sebelumnya terjadi pada saat terjadi algoritma Penguin dan Panda. Jadi banyak orang yang berspekulasi apakah ada update besar-besaran atau ada bug yang serius di algoritma Google.

Masalah ini diamati oleh komunitas SEO di seluruh dunia, dan semua masih menunggu perkembangan lebih lanjut…. Berikut ini adalah beberapa percakapan global yang didokumentasikan oleh seroundtable.com.

percakapan update algoritma Google terbaru Google

Jika anda terkena dampak buruk dari update Algoritma ini…. apa yang bisa anda lakukan? Untuk saat ini jangan lakukan apapun dulu. Jangan panik, karena itu akan membuat anda justru melakukan banyak kesalahan.

Jika ini benar adalah update algoritma Google terbaru, maka biasanya kita perlu menunggu sekitar seminggu untuk melihat pola baru. Jika ini hanya bug saja, maka biasanya semuanya juga akan normal dalam seminggu.

Jadi untuk perkembangan update algoritma Google terbaru di 10 Agustus 2020 ini bisa anda pantau di halaman ini dalam seminggu ke depan. Kami pelajari dulu langkah penyesuaian apa saja yang perlu dilakukan….

Update 11 Agustus 12.00 WIB …. Mulai banyak yang melaporkan peringkat kembali normal. Mudah-mudahan ini benar-benar cuma bug saja, karena beberapa hasil pencarian sangat rendah kualitasnya

Update 11 Agustus 23.00 WIB. Google sudah memberikan konfirmasi bahwa itu hanya sebuah kesalahan saja… Jadi tidak ada update besar-besaran di tanggal 10 Agustus 😀

Sampai di sini saja update terbaru bro n sis… Yang di bawah ini hanya rekap dari beberapa update algoritma sebelumnya….

Update Algoritma 4 Mei 2020

Tanggal 4 Mei 2020 lalu Google mengumumkan bahwa mereka melakukan update pada algoritma inti. Jika Google mengumumkan bahwa mereka melakukan update pada Algoritma inti, maka itu biasanya menjadi pertanda bahwa akan ada pergeseran peringkat yang cukup besar di hasil-hasil pencarian.

Setiap kali Google melakukan update algoritma inti seperti ini, akan ada yang rankingnya terjun bebas dan akan ada juga yang rankingnya naik secara tiba-tiba.

Tentunya yang mengalami kenaikan ranking akan merasa senang dan tidak peduli dengan apa yang terjadi. Tetapi yang rankingnya terjun bebas akan berusaha mencari tahu apa yang berubah dari penilaian Google.

Dalam beberapa update algoritma yang lalu … Google mengatakan bahwa tidak ada yang bisa anda lakukan jika ranking berubah. Namun banyak praktisi SEO yang menuliskan bahwa mereka bisa kembali naik ke permukaan dengan melakukan perubahan-perubahan tertentu.

Jadi sepertinya masih ada hal yang bisa kita lakukan untuk memperbaiki efek negatif dari update algoritma terbaru Google di bulan Mei 2020 ini.

Perubahan Apa Yang Terjadi?

Dalam algoritma ini ada niche-niche yang mengalami ayunan peringkat yang sangat besar, dan ada juga yang ayunan peringkatnya biasa saja. Jadi kita perlu melihat niche apa saja yang mengalami ayunan yang besar. Untuk itu kami akan merujuk pada data yang dikeluarkan oleh SEMRUSH.

niche yang menang dalam update algoritma mei 2020

niche yang kalah dalam update algoritma mei 2020

Dari data yang dikeluarkan SEMRUSH; kita bisa melihat grafik berdasarkan niche yang menunjukkan niche mana saja yang paling banyak terkena dampak setelah update Algoritma tanggal 4 Mei 2020 yang lalu.

Grafik ini memperlihatkan bahwa niche berita adalah niche yang mengalami kenaikan trafik yang sangat besar.

Kenaikan trafik ini dikarenakan perubahan perilaku pengguna Google yang belakangan ini menjadi lebih aktif mencari berita seputar covid-19.

Jadi website-website berita adalah website yang paling stabil di update saat ini. Mereka bukan hanya mengalami kenaikan trafik yang sangat besar namun juga peringkatnya bisa dikatakan relatif stabil dibandingkan niche-niche yang lainnya.

Pukulan terbesar dari update kali ini dirasakan oleh website travel, di mana jumlah pencariannya merosot sangat tinggi sehingga algoritma Google merasakan ini sebagai penurunan minat dari pengguna. Google biasanya merespon penurunan minat ini dengan cara melakukan rotasi peringkat.

Google berusaha membuat hasil pencarian yang lebih bervariasi untuk melihat apakah ada peningkatan minat dan kepuasan dari pengguna. Jadi jangan heran jika niche anda saat ini berotasi dengan sangat besar….

Untuk niche kesehatan sendiri mengalami efek menengah, karena Google melakukan rotasi peringkat bukan semata karena faktor kepuasan pengguna Google saja, tapi juga karena ada faktor kondisi masyarakat saat ini. Ini nanti akan kita bahas di bawah.

Untuk ulasan lengkap dari analisa SEMRUSH tentang update algoritma ini bisa dibaca di https://www.semrush.com/blog/google-may-2020-core-update/

Siapa Yang Menang dan Kalah Di Update Algoritma Ini?

Saat ini Google sepertinya sedang mengurangi kesempatan yang diberikan ke website-website baru dan website-website yang dikelola secara individu….

Setelah update algoritma di bulan Mei ini terlihat semakin sedikit website individu yang bersaing di kata kunci persaingan berat … Apalagi di niche yang tergolong kategori YMYL….

Jadi kali ini yang menang didominasi website korporasi dan yang kalah di dominasi website individu…. Misalnya, untuk niche kesehatan sudah dipenuhi website startup kesehatan.

Untuk e-commerce dipenuhi oleh marketplace. Untuk niche berita sudah tidak perlu disebutkan lagi. Sedangkan untuk wisata mulai didominasi traveloka, klook, dkk.

Website individu atau bisnis kecil banyak yang harus menyingkir di update algoritma kali ini. Sepertinya Google menaikkan standar E-A-T hampir di semua niche….

Kenapa Google melakukan ini? Kenapa Google mengurangi kesempatan untuk website individu? Kenapa Google sepertinya berusaha bermain aman dengan menampilkan mayoritas website besar yang mempunyai banyak konten dan backlink?

Banyak praktisi SEO yang berspekulasi bahwa ini adalah efek dari mewabahnya Virus Corona.

Efek Corona Di Update Algoritma 4 Mei 2020

Banyak praktisi SEO yang berpikiran bahwa naiknya nilai E-A-T yang dituntut di setiap niche, dan semakin kecilnya kesempatan yang diberikan untuk website individu …. semuanya disebabkan oleh pandemi COVID-19.

Google sepertinya berusaha keras mengurangi sebaran HOAX di berita dan pembahasan seputar masalah kesehatan. Semua itu dikarenakan jumlah hoax yang beredar saat ini sangat tinggi.

Ada banyak orang yang berusaha membahas topik yang populer seputar kesehatan padahal mereka tidak mempunyai otoritas untuk melakukan itu…. Mereka membahas masalah kesehatan sekedar untuk berburu trafik….

Begitu juga masalah finansial…. Kondisi saat ini adalah kondisi luar biasa. Jadi tips keuangan yang lazim diberikan di situasi yang normal cenderung tidak akan sesuai untuk diterapkan di masa pandemi Corona virus ini.

Jadi Google juga berusaha menghidangkan website-website yang aktif memberikan panduan yang sudah disesuaikan dengan kondisi Covid-19 saat ini.

Website-website yang tidak melakukan update seputar masalah Covid-19 sepertinya menunjukkan dampak negatif yang cukup besar dari update algoritma Google kali ini.

Jadi untuk sementara ini Google mengurangi eksperimen dengan website yang otoritasnya lemah dan berusaha menaikkan website dengan otoritas yang tinggi saja.

Rata-rata website dengan otoritas yang tinggi ini adalah website yang sudah terdaftar di Google My Business, dan mempunyai alamat serta penanggungjawab yang jelas.

Hal ini bertujuan memberikan rasa aman untuk pengguna Google, karena penanggungjawab dari konten yang mereka baca sudah sangat jelas. Jika ada kesalahan informasi atau bahkan komplain penipuan, maka pihak-pihak yang bisa dituntut secara hukum pun sangat jelas.

Google “bermain aman” karena kondisi sekarang ini sangat sensitif. Baik dalam hal resiko kesehatan dan juga kondisi finansial masyarakat….

Kenapa Banyak Blog Tidak Terurus Yang Juga Naik?

Dalam update algoritma terbaru di bulan Mei 2020 ini kita juga bisa melihat banyak website yang tidak terurus yang naik ke permukaan. Di sisi lain ada website yang kontennya banyak dan backlinknya juga banyak justru tersingkir dari halaman pertama?

Sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa kondisi ini berbeda dengan yang terjadi pada website-website YMYL yang bersaing di persaingan berat?

Biasanya ini terjadi pada niche yang terjadi perubahan perilaku pengunjung yang besar dan cenderung negatif. Google mungkin menanggapi perubahan perilaku itu sebagai sinyal ketidakpuasan.

Jadi Google mencoba mengacak ulang hasil pencarian dengan cara mengubah persentase dari setiap faktor yang terlibat dalam perhitungan.

Jadi jangan heran kalau di halaman pertama akan menyisip website yang halamannya sedikit atau bahkan backlinknya juga sangat minim. Google berusaha melihat apakah website-website yang diambil dari persentase faktor yang berbeda ini bisa memperbaiki tingkat kepuasan pengguna Google.

Jika website anda tersingkir oleh website-website ini hanya karena perubahan perilaku pengguna saat ini, maka besar kemungkinannya website anda akan kembali lagi setelah perilaku pengguna kembali normal.

Masalahnya,…. apakah anda bisa bertahan sampai keadaan kembali normal? Terlebih jika website tersebut adalah website yang menjadi sumber pendapatan untuk anda….

Apa Yang Bisa Anda Lakukan?

Untuk sebagian besar website yang terdampak negatif update kali ini sepertinya tidak banyak hal yang bisa dilakukan selain terus melakukan optimasi menurut standar kualitas Google.

Jadi pemilik website harus berusaha melakukan penambahan konten yang berkualitas dengan rutin.

Backlink adalah masalah sekuder di kasus ini, karena pada umumnya website yang terkena dampak negatif sudah mempunyai backlink yang cukup banyak. Hanya saja otoritas dan onpage yang kurang memadai dengan tuntutan update algoritma membuat mereka tersingkir….

Jika topik yang anda bahas mempunyai kaitan erat dengan situasi COVID-19 saat ini, maka sebaiknya anda juga membahas masalah-masalah ini. Ini juga akan membantu menaikkan laju penambahan konten di website anda….

Nah… setelah anda melakukan semua hal di atas… apakah peringkat anda akan kembali?

Tidak akan ada yang bisa menjawab hal ini, tapi yang jelas peringkat masih terus bermain saat ini. Masih ada website yang tiba-tiba naik dari halaman kedua dan langsung naik ke peringkat TOP 5.

Itu berarti Google masih terus melakukan iterasi atau perhitungan berulang. Dengan kata lain Google belum memutuskan peringkat yang stabil.

Jadi kita melakukan hal-hal di atas sambil berharap bisa menaikkan nilai E-A-T dari website kita di masa penilaian ini. Mudah-mudahan setelah update algoritma Google terbaru ini stabil website kita bisa mendapatkan peringkat yang lebih baik di hasil pencarian Google.

FLUKTUASI TIDAK JELAS SELAMA MARET – APRIL 2020

Selama bulan maret dan april 2020 kita bisa melihat ada banyak sekali fluktuasi ranking yang terjadi di hasil pencarian Google. Hal ini membuat praktisi SEO berpikir bahwa penyebab dari kejadian ini adalah adanya update algoritma besar yang tidak diumumkan oleh Google, atau bisa jadi karena adanya pandemic Covid-19.

Kita semua mengetahuia bahwa pandemic Covid-19 ini mengakibatkan ada banyak sekali perubahan perilaku pada hasil pencarian. Masyarakat menurunkan kebiasaan mereka melakukan pembelian sehingga kata-kata kunci jual beli kehilangan banyak peminat.

Sepertinya algoritma Google melihat turunnya minat ini sebagai sinyal ketidakpuasan, jadi mereka melakukan pengacakan untuk memberikan hasil-hasil yang lainnya. Jika Google melihat bahwa ada perubahan yang terjadi, maka perubahan yang dilakukan akan mereda dan hasil menjadi lebih stabil.

Jika anda mengalami masalah ini, maka direkomendasikan agar tidak melakukan perubahan yang drastis pada website anda, karena ayunan seperti ini bisa bersifat sementara saja.

Tapi jika ayunan ini adalah pengaruh dari Covid-19, maka tentunya ini bisa berlangsung cukup lama.

UPDATE ALGORITMA 8-13 FEBRUARI 2020

Di bulan Februari 2020 terjadi pergerakan fluks yang sangat besar yang umumnya hanya terjadi jika ada update algoritma inti yang luas. Tapi Google diam saja masalah update algoritma yang terjadi di bukan Februari ini. Jadi ini tetap menjadi update algoritma yang tidak dikonfirmasikan oleh Google sampai saat ini.

UPDATE ALGORITMA GOOGLE UNTUK FEATURED SNIPPET

Pada tanggal 23 Januari 2020, Google mengumumkan bahwa mereka melakukan update algoritma untuk featured snippet. Biasanya website yang ditampilkan di featured snippet masih akan ditayangkan lagi di hasil pencarian yang ada di bawahnya. Namun saat ini hasil pencarian sudah tidak akan menampilkan URL yang ada di featured snippet.

UPDATE ALGORITMA INTI GOOGLE 13 JANUARI 2020

Sebagaimana diumumkan pada tanggal 13 Januari yang lalu bahwa Google mengeluarkan update algoritma yang pertama di tahun 2020. Signifikansi dari update Algoritma ini sangat besar sehingga dikonfirmasikan bahwa ini adalah update algoritma inti yang luas.

Google memang melakukan ribuan update algoritma setiap tahunnya dan hanya beberapa update di antaranya yang merupakan update algoritma inti. Biasanya update algoritma inti yang luas yang akan menimbulkan efek yang sangat besar di internet.

Jika ada update algoritma yang luas, maka pemilik website akan melihat bahwa ada pergerakan ranking yang besar di hasil pencarian google. Update algoritma yang luas seperti inilah yang sering menimbulkan kepanikan di antara pemilik website yang webnya terjun bebas di hasil pencarian.

Google mengatakan bahwa tidak ada yang bisa dilakukan jika update algoritma skala luas ini terjadi, kecuali meningkatkan kualitas konten anda menjadi lebih baik dari website lainnya. Inilah yang membuat belakangan ini ada banyak website yang mempunyai konten yang unik dan berkualitas yang terangkat ke permukaan walaupun dengan backlink yang sebenarnya tidak seberapa.

E-A-T (Expertise, Authority, Trust)

Google sebenarnya sudah lama menaruh faktor-faktor ini di dalam algoritma mereka, namun di dalam update Algoritma di tahun 2019 mereka menaikkan standar E-A-T ini untuk website-website YMYL. Yang dimaksud dengan website YMYL adalah website-website yang membahas hal-hal yang menyangkut kesehatan dan keuangan.

Google akan sangat berhati-hati dalam memilih website yang ada di kategori ini dan mengutamakan E-A-T yang tinggi. Jadi anda sudah tidak akan bisa membahas masalah kesehatan lagi jika anda bukan seorang dokter atau background profesi yang terkait erat dengan dunia medis.

Inilah yang membuat ada banyak website herbal yang tumbang di tahun 2017 dari niche kesehatan dan ada banyak start up kesehatan yang terangkat naik di hasil pencarian Google.

Untuk menaikkan expertise, authority dan trust anda di hasil pencarian Google, maka ada banyak hal yang perlu anda lakukan. Namun yang paling utama adalah kualitas artikel anda harus sangat baik dan lengkap. Jika artikel anda tidak bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan dari pengunjung, maka ranking anda perlahan akan turun.

Hal lainnya yang perlu anda usahakan adalah mendaftarkan alamat anda sebagai alamat bisnis di Google My Business. Google akan lebih mempercayai website-website yang memberikan alamat mereka dengan lengkap, karena itu berarti tidak ada yang disembunyikan. Jika anda melakukan kedua hal ini, maka ini akan mempermudah website anda ranking di hasil pencarian Google.

UPDATE ALGORITMA GOOGLE BERT 9 DESEMBER 2019

Google secara esmi mengumumkan bahwa mereka baru saja mengeluarkan algoritma yang disebut BERT. Adapun BERT ini merupakan singkatan dari Bidirectional Encoder Representations from Transformers yang diterapkan pada 70 bahasa.

Sebelumnya di bulan Oktober, Google mengumumkan bahwa BERT adalah algoritma pemrosesan kata yang paling muktahir. BERT berasal dari proyek Transformer yang dikembangkan oleh para engineer di Google.

Selama pengumuman Update BERT, Google mengkonfirmasikan bahwa algoritma bahasa baru ini akan berusaha untuk memahami relasi antar kata yang ada di dalam kueri pencarian. Hal ini memberikan Google kemampuan untuk memahami konteks dari kata kunci yang dimasukkan oleh pengguna Google.

Di bawah ini adalah daftar bahasa yang diproses oleh algoritma BERT Google.

Afrikaans, Albanian, Amharic, Arabic, Armenian, Azeri, Basque, Belarusian, Bulgarian, Catalan, Chinese (Simplified & Taiwan), Croatian, Czech, Danish, Dutch, English, Estonian, Farsi, Finnish, French, Galician, Georgian, German, Greek, Gujarati, Hebrew, Hindi, Hungarian, Icelandic, Indonesian, Italian, Japanese, Javanese, Kannada, Kazakh, Khmer, Korean, Kurdish, Kyrgyz, Lao, Latvian, Lithuanian, Macedonian Malay (Brunei Darussalam & Malaysia), Malayalam, Maltese, Marathi, Mongolian, Nepali, Norwegian, Polish, Portuguese, Punjabi, Romanian, Russian, Serbian, Sinhalese, Slovak, Slovenian, Swahili, Swedish, Tagalog, Tajik, Tamil, Telugu, Thai, Turkish, Ukrainian, Urdu, Uzbek, Vietnamese, and Spanish.

PERBEDAAN ANTARA BERT DAN NEURAL MATCHING ALGORITHM

Pengumuman yang dilakukan Google di bulan November yang mengumumkan peluncuran update pencarian lokal cukup menarik perhatian pemilik website. Dikatakan bahwa Google melakukan update dengan istilah “neural matching”.

Hal ini membuat ada banyak pemilik website yang kebingungan tentang perbedaan antara algoritma BERT dengan Neural Matching ini. Jadi perlu dijelaskan bahwa Google sebenarnya mempunyai cukup banyak algoritma untuk pemrosesan bahasa. BERT dan NEURAL MATCHING hanyalah 2 algoritma yang terbaru.

Google sebenarnya sudah mulai menggunakan algoritma pemrosesan bahasa sejak tahun 2018, namun ini dibuat menjadi lebih baik lagi dengan update BERT di bulan September 2019. Lalu muncul pula NEURAL MATCHING yang digunakan untuk mencari kata-kata sinonim dari kueri yang dimasukkan pengguna Google. Dengan demikian Google bisa menghidangkan hasil pencarian dari halaman-haaman yang tidak memuat kata-kata yang persis sama dengan yang digunakan pengguna Google.

Jadi semua ini dilakukan Google, agar mereka bisa memperlebar opsi halaman yang bisa mereka tampilkan di hasil pencarian. Semuanya difokuskan untuk memberikan hasil pencarian yang lebih relevan untuk pengguna Google

 

Kategori: SEO

7 Komentar

Ahzelan · 1 Oktober 2020 pada 12:39 pm

Saya mau kasih laporan baru, September artikel jadi agak susah terindex, sudah submit dan search URL pun tidak muncul dalam waktu 4 hari pula. Bukan hanya saya, tapi beberapa orang mengalami hal seupaa. Ada yang mau memberikan masukan??

Toko Bisnis · 27 Desember 2020 pada 8:41 am

Apakah ada cara untuk memulihkan website yang terkena hantaman update algoritma yang lalu?

    kepoin · 4 Januari 2021 pada 12:39 pm

    Jika websitenya terkena penurunan ranking pada update algoritma inti 3 desember yang lalu, maka sebaiknya lakukan review terhadap kondisi onpage dan offpage websitenya. Apakah websitenya mempunyai konten yang unik, apakah websitenya sering diupdate, dan apakah websitenya mempunyai backlink yang cukup bisa mengimbangi pesaing? Setiap kali Google melakukan update algoritma website yang jarang dipelihara akan mendapatkan masalah penurunan peringkat.

Riswan Ahmad · 3 Januari 2021 pada 5:36 am

Setiap kali Google melakukan update algoritma peringkat saya turun tapi kembali hanya setengah dari sebelumnya. Kenapa bisa seperti itu?

    kepoin · 3 Januari 2021 pada 7:51 am

    Itu normal saja mas. Artinya otoritas websitenya mas tergollomng menengah. Jadi saat algoritma Google berubah akan ada beberapa website yang sebelumnya di bawah websitenya mas akan lebih sesuai dengan tuntutan terbaru Google. Jadi saat Google melakukan update algoritma peringkat mereka naik melewati websitenya mas. Tapi beberapa di antaranya akan gagal memenuhi user experience sehingga websitenya mas kembali naik setelah algoritma terbaru Google selesai rolling.

Rd Damanik · 3 Januari 2021 pada 2:35 pm

Pusing saya dengan update algoritma Desember yang kemarin. Kata kunci saya naik selama Desember tapi drop lagi di bulan Januari. Apakah ada update algoritma baru di bulan Januari 2021 ini atau bagaimana ya? Kenapa cepat sekali turunnya.

    kepoin · 6 Januari 2021 pada 3:20 pm

    Itu hal yang normal terjadi setiap Google melakukan update algoritma mas. Jadi jangan terlalu cepat senang atau terlalu cepat panik setiap Google melakukan update algoritma. Lakukan saja optimasi seperti biasa. Penyebab websitenya mas naik itu kemungkinan karena algoritmanya masih rolling pada saat websitenya mas diindex sebelumnya. Jadi websitenya mas dihitung berdasarkan kondisi saat rolling tersebut. Nah sekarang websitenya mas diindex lagi setelah algoritma Google selesai rolling dan semua index sudah stabil. Jadi websitenya mas harus menghadapi kondisi dengan persaingan yang lebih berat dari kondisi sebelumnya (pengindeksan belum rolling 100%).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *